← Beranda Nasional · Sel, 13 Mar · 2 mnt baca
Kolom Ganggas Yusmoro : Hoax Pilkada Dan Miris, sedih, marah dan kasihan bercampur aduk menjadi satu ketika tiap hari nyaris dari pihak kepolisian menangkap mereka-mereka yang telah melanggar hukum …
Lalu, ketika dalam satu dua bulan saja polisi menangkap puluhan orang, tentu kita semua miris. Celakanya yang ditangkap tersebut adalah rakyat biasa yang hanya terprovokasi oleh politikus serta orang-orang yang mengaku tokoh agama. Rakyat yang dibutakan hati dan pikirannya. Dan, ketika tertangkap, tokoh politik justru semakin masif membuat provokasi.
Ada beberapa fakta sehingga Hoax dan fitnah muncul di Pilkada dan Pilpres.
Konstelasi Pilkada dan Pilpres dianggap lagi "Berperang". Tentu kita semua masih ingat saat Pilkada DKI, bagaimana ketika seorang Pak Amien mengasumsikan bahwa Pilkada DKI adalah perang badar. Pilkada atau Pilpres yang mestinya untuk ajang berkompetisi mencari pemimpin terbaik demi kemaslahatan, demi kesejahteraan rakyat, orientasinya sudah bukan untuk mencari pemimpin yang berkwalitas, namun orientasinya untuk mengalahkan. Meski dengan cara apa saja.
Menganalogikan kontestasi Pilkada atau Pilpres dengan perang, maka membuat pengikutnya lupa diri. Apalagi jika dikatakan "Berjihad", umat mereka hilang akal dan terhipnotis.
Artikel ini disajikan sebagai informasi umum. Sorasirulo tidak bertanggung jawab atas keputusan
yang diambil berdasarkan konten ini. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi.