← Beranda Nasional · Sab, 9 Jun · 2 mnt baca
Kolom Ganggas Yusmoro: Semua Terbaca Sangat Jokowi meneruskan cita-cita Bung Karno. Akankah Prabowo mengikuti jejak sang ayahanda ? Harus diakui bahwa Bung Karno bukan hanya sekedar pembaca Teks Prokla…
Namun kenapa saat Soekarno jadi presiden ada saja yang memberontak?
Visi, misi, pemikiran serta kebijakan oleh pemegang kekuasaan tentu akan selalu pro kontra, termasuk kebijakan yang diambil oleh Soekarno. Jiwa revolusioner seorang Soekarno berusaha mengakomodir semua elemen yang ada. Dan seorang Soekarno yang visioner, di tangan beliau proyek prestisius yang disebut proyek mercusuar, mulai Masjid Istiqlal, Monas dan Gelora Istora Senayan dibangun.
Barangkali memahami seorang Seokarno sama sulitnya dengan memahami Jokowi saat ini. Yang berbeda adalah, seorang Soekarno cenderung terbuka dan meledak-ledak, sedangkan seorang Jokowi lebih kalem. Lebih sabar dan tidak atraktif soal serangan dari lawan politik. Namun soal kekerasan kepala, soal ke-koppig -annya, soal keberaniannya, antara Soekarno dan Jokowi tidak diragukan lagi. Nyaris sama. Bernyali!!
Dari sinilah banyak orang yang kebelet berkuasa menjadi panas dingin. Bukannya melalui jalur yang semestinya dengan demokrasi, mereka justru melakukan makar. Termasuk sang ayahanda Prabowo dengan PRRI/ Permesta. Apakah pemberontakan PRRI tersebut murni ingin meluruskan negara? Yang terjadi adalah, pemberontakan tersebut dibantu oleh Amerika. Dan sejarah akhirnya menulis bahwa setelah Soekarno lengser, Amerika mengeruk Gunung Emas yang ada di Papua!
Artikel ini disajikan sebagai informasi umum. Sorasirulo tidak bertanggung jawab atas keputusan
yang diambil berdasarkan konten ini. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi.