← Beranda Nasional · Sab, 17 Mar · 2 mnt baca
Kolom Ganggas Yusmoro: Untung Yang Disebut Kafir Itu Baik Ketika kalian makin ke sini makin aneh, makin merasa memiliki kebenaran. Makin merasa memiliki surga. Kalian begitu anti pati dan begitu benci dengan satu ka…
Jika beragama adalah memperbaiki akhlak, lalu kalian selalu membuat sakit telinga, membuat hiruk pikuk karena merasa paling suci, akhlakmu di mana?
Kalian semakin eksklusif, membuat komunitas dengan sebutan yang paling benar. Jika dibalik, jika yang kalian sebut kafir tersinggung, lalu semua produk, mulai dari alat transportasi, makanan, kosmetik, hingga alat komunikasi ditulis "Khusus Untuk Orang Kafir" kalian mau apa?
Siapa yang bikin mobil? Orang yang kalian sebut kafir, kan? Coba kalau saja orang yang kalian sebut kafir tersebut menjual mobil itu hanya untuk orang kafir, kalian mau naik apa? Onta?
Siapa yang bikin HP? Orang yang kalian sebut kafir, kan? Coba kalau orang yang kalian sebut kafir tersebut tersinggung karena ocehan kalian yang suka menyinggung lalu menjual HP tersebut ditulisi "HP ini dijual khusus untuk Orang Kafir" kalian mau apa?
Beragama itu bagus, namun mbok ya jangan makin dungu.
Main gitar, haram. Miara burung haram. Yang miara "mbok nom" gak pernah kalian ceritakan. Yang mengaku beragama, berkostum gamis, eehh.. ternyata maling duit rakyat kalian katakan akan tetep masuk surga. Ya, rusak ....
Untung orang-orang yang kalian sebut kafir itu baik hati. Coba kalau tidak, kalian mau apa? HEADER: 2 penari Suku Karo yang salah satunya adalah Rianjelika (Depari Angle). (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({ google_ad_client: "ca-pub-2770968303719106", enable_page_level_ads: true });
Artikel ini disajikan sebagai informasi umum. Sorasirulo tidak bertanggung jawab atas keputusan
yang diambil berdasarkan konten ini. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi.