← Beranda Nasional · Sab, 15 Sep · 2 mnt baca
Kolom Joni H. Tarigan: Nasib Kereta Api Di Tangan Ridwan Kamil dan UU Ruzhanul Ulum resmi dilantik menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat pada tanggal 5 September 2018 oleh Presiden Indonesia Joko Wi…
Di Jawa Barat, wilayah yang begitu luas juga memiliki banyak masalah. Revitalisasi Citarum, Hutan, dan transportasi masih banyak bermasalah di Jawa Barat. Mungkin di wilayah lain juga sama. Khusus untuk masalah transportasi, saya sangat berharap agar Ir. Jawa Barat benar-benar berfikir secara insinyur bahwa solusi untuk kemacetan jalan raya yang paling efektif adalah mengembangkan transportasi umum berbasis rel.
Di laman detik.com (Lihat di SINI ), Ridwan Kamil menggunakan wewenangnya sebagai gubernur untuk melakukan percepatan pembangunan 4 jalur baru kereta api (Jakarta-Bandung-Pangadaran, Bandung- Ciwidey, Bekasi- Bandung-Garut, Bandung- Rancaekek-Jatinangor-Tanjungsari Sumedang). Ini merupakan kabar baik bagi masa depan transportasi umum berbasis rel di Jawa Barat. Percepatan pembangunan transportasi berbasis rel akan berdampak tidak saja kepada transportasi saja.
Dampak lain adalah penurunan emisi akibat kendaraan pribadi. Konsumis bahan bakar juga otomatsi akan menurun. Dampak sosial juga tidak ketinggalan. Transoportasi massal, seperti kereta, akan memungkinkan masyarakat untuk saling bertegur sapa, sehingga kebersamaan satu dengan yang lain akan semakin meningkat. Kereta akan mengembalikan kita menjadi mahluk sosial, yang tanpa kita sadari telah berubah menjadi mahluk yang egois dengan kendaraan pribadi masing-masing di jalanan.
IR. Jawa Barat, selamat bekerja dan berjuang. Kami juga tentu akan berjuang sebagai warga Jawa Barat.
Artikel ini disajikan sebagai informasi umum. Sorasirulo tidak bertanggung jawab atas keputusan
yang diambil berdasarkan konten ini. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi.