Berita terkini · Kenderaan/ angkutan · Kolom · Pemilu · Politik · Sanji ono··4 mnt baca
Kolom Sanji Ono: Hantu Pilpres Bernama Esemka (sirulo
Barusan lihat acara 'Cerita Indonesia' di Kompas TV. Kompas mengulas habis soal PT. Solo Manufaktur Kreasi yang dianggap hanya sebagai proyek pamanis bibir m…
Barusan lihat acara 'Cerita Indonesia' di Kompas TV. Kompas mengulas habis soal PT. Solo Manufaktur Kreasi yang dianggap hanya sebagai proyek pamanis bibir menjelang Pilpres. Mulai mesin, casis, body dan segala accesorisnya dibahas lengkap di acara ini.
Terkadang saya gemes dengan Jokowi. Sabarnya beliau itu kelewat batas.
Esemka selalu dijadikan senjata kubu 'Tukang Ngibul' untuk menyerang beliau. Mereka bilang salah satu kebohongan nyata Jokowi adalah 'janji menjadikan Esemka sebagai Mobil Nasional'. Padahal gua ngarep banget pakde teriak: "Eeeh codot, Esemka itu yang nggagas SBY. Bukan gua, Lagian, coba kalian lihat di daftar janji kampanye kami tahun 2014 kemarin. Ada nggak soal Esemka?"
Tapi ngarep pakde ngomong gitu, ya mustahil. Sama mustahilnya ngarep Luna Maya balikan lagi sama Reino Barack.
Jadi, begini ya, bukde. Proyek Esemka itu dimulai tahun 2007. Awalnya bertujuan memberdayakan kemampuan anak bangsa (siswa SMK) yang digagas oleh Departemen Pendidikan dan Kebudayaan melalui Direktorat Pembinaan Sekolah Kejuruan Dirjen Dikdasmen pada era Presiden SBY. Menteri Pendidikkan saat itu adalah Prof. Dr. Ir. Mohammad Nuh DEA.
Pak Mantan bukan hanya ingin membuat kendaraan roda 4 berlabel "Mobil Nasional" tapi ingin juga mengembangan tehnologi industri melalui kemampuan siswa-siswa SMK sesuai jurusannya seperti tehnologi otomotif, mesin dan perkakas, elektronik/ komputer, Wood Working dan Peralatan Elektronik Rumah Tangga.
Untuk menunjang kegiatan siswa, pihak Depdikbud merangkul perusahaan-perusahaan sebagai mitra industri seperti Zyrex, Lintop dan Advan untuk Computer, Ahmadi Mesin untuk perkapalan, Agrindo untuk mesin pertanian, Kanzen untuk kendaraan roda dua serta PT AIK dan Jinbei untuk roda 4.