Genap Empat Perunggu dari Tashkent
Empat pelajar Indonesia pulang membawa medali perunggu dari International Olympiad in Informatics 2026 di Tashkent, hasil yang sama rata di ajang pemrograman pelajar SMA sedunia.
Empat pelajar berangkat ke Tashkent, dan keempatnya pulang membawa medali yang sama.
International Olympiad in Informatics (IOI) 2026 digelar 9–16 Agustus 2026 di Uzbekistan, negara yang baru pertama kali jadi tuan rumah, mempertemukan 375 pelajar SMA dari 92 negara yang bersaing menyelesaikan enam soal pemrograman dalam dua hari lomba. Indonesia mengirim Aufan Ahmad Mumtaza dari SMA Al Irsyad Satya, Franklin Filbert Irwan dari SMA Darma Yudha, Warren Xing dari SMA Bina Mulia, dan Nathan Allan dari SMA Kanisius, didampingi pembina Musthofa dari IPB University. Bagi Nathan, ini kali kedua ia berangkat ke IOI, tahun lalu di Bolivia ia juga pulang dengan perunggu, dan katanya kuncinya sederhana, menjadikan belajar sebagai hobi, bukan beban. Hasil diumumkan Sabtu, 15 Agustus: keempat wakil Indonesia pulang membawa medali perunggu, dengan Aufan mencatat skor tertinggi di tim, 295,70 poin, peringkat 109 dunia.
Empat nama, satu hasil yang sama rata. Kadang itu yang paling menenangkan dibaca, tidak ada yang pulang dengan tangan kosong.
Sumber: Kompas.com, KalderaNews