Festival Bunga dan Buah Karo 2026: Saat Panen Berubah Menjadi Aset Nasional
Dijadwalkan 2–4 Juli di Berastagi, Festival Bunga dan Buah Tanah Karo kembali masuk daftar 125 Karisma Event Nusantara 2026 — mengubah perayaan syukur atas panen yang telah berjalan sejak 1980-an menjadi panggung budaya bertaraf nasional.
Festival Bunga dan Buah Tanah Karo 2026 dijadwalkan berlangsung 2–4 Juli di Kabupaten Karo, Sumatera Utara — dan tahun ini membawa status yang semakin solid: kembali resmi masuk daftar 125 Karisma Event Nusantara (KEN), program unggulan Kementerian Pariwisata Indonesia yang memilih event daerah terbaik untuk dipromosikan secara nasional. Festival ini konsisten hadir dalam daftar itu selama empat tahun terakhir, namun masuknya KEN 2026 menegaskan bahwa ritual panen yang digelar sejak 1980-an itu bukan lagi milik Berastagi sendirian.
Jantung festival adalah karnaval kendaraan hias: puluhan truk didekorasi dengan jeruk siam, stroberi, kol, wortel, dan anggrek — hasil ladang dari tanah vulkanik di kaki Sinabung — lalu berjalan pelan di hadapan penonton dari berbagai provinsi. Di sekelilingnya, lebih dari 70 gerai UMKM lokal, penampilan tari tradisional Karo, dan parade busana membentuk panggung yang langka di luar dataran tinggi ini. Pada 2025, 80.000 pengunjung hadir dan festival menggerakkan ekonomi lokal senilai 6 miliar rupiah.
Yang dimulai sebagai ucapan syukur kepada leluhur kini dibaca oleh negara sebagai aset.