Kukang Bangka yang Dikira Punah Ternyata Masih Mampir ke Kebun Warga
Hampir seabad nyaris tak terdengar kabarnya, kukang bangka ternyata bertahan di pulaunya. Catatan penyelamatan lebih dari 90 individu membuktikannya.
Bayangkan satwa yang sudah dianggap hilang dari ilmu pengetahuan, ternyata selama ini numpang lewat di kebun belakang rumah warga.
Itulah yang terjadi pada kukang bangka (Nycticebus bancanus). IUCN mencatatnya sebagai kritis, bahkan mungkin sudah punah. Lalu sebuah studi di jurnal Spixiana membuka arsip Alobi Wildlife Rescue Center di Pulau Bangka. Antara 2015 sampai 2025, Alobi menyelamatkan lebih dari 90 kukang bangka. Mereka ditemukan di keempat kabupaten di Bangka dan di Kota Pangkal Pinang, jadi sebarannya ternyata cukup luas. Dari 39 kasus yang catatannya lengkap, 16 ekor kedapatan masuk ke rumah atau kebun warga, dan enam lainnya ditemukan terlantar di tepi jalan. Sebanyak 86 ekor pulih dan dilepas kembali di tujuh lokasi di Bangka.
Kabarnya belum sepenuhnya lega. Hutan tempat tinggal mereka menyempit karena tambang timah ilegal dan pembukaan lahan sawit, dan para peneliti belum tahu berapa jumlah mereka sebenarnya. Timon Glaw, salah satu penulis studi, menyebut langkah berikutnya adalah survei populasi, studi genetik, dan yang terpenting menjaga habitat yang tersisa.
Mungkin selama ini kukang itu bukan hilang. Kita saja yang lama tidak menengok ke atas pohon di belakang rumah.
Sumber: Re:wild, The Jakarta Post