Rumah yang Dibawa Berjalan Sampai ke Malioboro — Sorasirulo
← Beranda

Rumah yang Dibawa Berjalan Sampai ke Malioboro

Warga perantau Sumatera Utara, termasuk kontingen Karo, menggelar pawai budaya "Menjaga Warisan, Merayakan Keberagaman" di Malioboro, membawa kampung halaman lebih dekat ke tanah rantau.

Ada yang beda di Malioboro Minggu sore itu, bukan cuma turis yang berjejalan, tapi juga barisan ulos dan alunan gondang yang datang jauh-jauh dari Sumatera Utara.

Delapan kontingen etnis tampil bergantian, termasuk Batak Toba, Karo, Mandailing, Pakpak, Simalungun, Nias, dan Melayu, masing-masing membawa pakaian adat dan kesenian daerahnya sendiri.

Bagi warga yang sudah puluhan tahun merantau, jalan kaki sore itu adalah cara sederhana untuk tetap dekat dengan kampung halaman, sekaligus mengenalkan Karo dan tanah Sumatera Utara ke orang-orang yang tidak pernah ke sana.

Kadang yang menyatukan bukan seremoni besar, cuma barisan orang yang mau berjalan bersama, membawa serta rumah yang mereka rindukan.

Sumber: ANTARA News, Tribun Jogja