Berangkat Dua Hari Lebih Awal demi Ulos yang Dirawatnya
Toman Uli Panggabean berangkat dua hari sebelum malam penghargaan dari desa terpencilnya di Tapanuli Utara untuk menerima DAAI Inspiration Award 2026, penghargaan atas upayanya melestarikan ulos ragidup bersama perempuan di kampungnya.
Ada orang yang rela berangkat dua hari lebih awal cuma untuk memeluk kabar baik. Toman Uli Panggabean salah satunya.
Dari kampungnya yang terpencil di Tapanuli Utara, ia berangkat lebih dulu ke Medan, dua hari sebelum malam penghargaan DAAI Inspiration Award 2026 digelar di Hotel Adimulia, Sabtu, 1 Agustus lalu, bertepatan dengan ulang tahun ke-19 DAAI TV Medan. Bukan untuk gengsi pribadi, tapi karena ulos ragidup yang selama ini ia lestarikan bersama ibu-ibu di desanya akhirnya dilihat, diakui, dan dianggap penting oleh orang di luar sana, di tengah perkembangan dunia konveksi. Malam itu ia bicara mewakili dua penerima penghargaan lain, Ratna Sari Dewi yang setia mengasuh anak-anak cerebral palsy, dan Damai Mendrofa yang membangun bank sampah di pesisir Tapanuli Tengah, tentang betapa berartinya kiprah mereka di desa yang jauh akhirnya dilihat oleh DAAI TV.
Selesai acara, yang ada di kepala Toman Uli bukan piala di tangannya, melainkan wajah para perempuan di desa yang sudah menunggu kabar itu pulang.
Sumber: IDN Times Sumut, AnalisaDaily