Internasional
121 artikel · Halaman 4
- Kolom Eko Kuntadhi: Jualan Agama Untuk Rasisme DiDi Malaysia rakyat beretnis Melayu muslim protes. Pasalnya, Pemerintah Mahatir mau meratifikasi ICERD (International Convention on The Elimination of Racial …
- Kolom Asaaro Lahagu: Analisa Kenapa Singapura Ingin Lengserkan Jokowihttps://www.youtube.com/watch?v=FjNSUX1ciNo Kemenangan Jokowi pada Pilpres 2014 lalu, hingga kini, masih kejutan besar bagi Singapura. Sebelumnya para pejaba…
- Kolom Eko Kuntadhi: Jokowi Ditikam Dari Barat, Timur, DariTampaknya banyak yang tidak suka jika Indonesia maju. Banyak yang kebakaran celana dalam jika negeri ini membangun. Di Timur, tetiba gerakan separatisme meng…
- Kolom Eko Kuntadhi: Saudi Sebel (indonesia Konsisten MembelaStatemen Duta Besar Saudi (Osamah Sulaibi) untuk Indonesia yang mendukung reuni 212 dengan menuduh Ansor sebagai organisasi sesat, bukanlah sebuah kebetulan.…
- Kolom M.u.ginting: Kaca Mata KontradiksiTiap konflik besar yang terjadi di dunia pastilah tidak bisa dipisahkan dengan KONTRADIKSI UTAMA dunia sekarang ini, yaitu Perjuangan antara KEPENTINGAN NASI…
- Kolom Eko Kuntadhi: Prabowo Mengambil Hati ZionisPrabowo bicara. Dia tidak mempermasalahkan Australia memindahkan kedutaan besarnya di Israel dari Tel Aviv ke Yerusalem. Israel memang memaksa seluruh dunia …
- Kolom Asaaro Lahagu: Analisa Kenapa Rizieq Sangat Ketakutaan SaatFakta ditangkapnya Rizieq Shihab langsung menurunkan moral pendukungnya terutama FPI. Imam besar yang selama ini begitu dipuja, diidolakan, diikuti, ternyata…
- Kolom Asaaro Lahagu: Taktik Tito Tidak Tangkap Rizieq DiKetika Rizieq bermasalah di Arab, saya langsung ingat Kapolri Tito. Mengapa? Saat Rizieq kabur ke Arab dengan status tersangka dalam beberapa kasus, ia tidak…
- Kolom Eko Kuntadhi: Poster Yang Akan MensyuriahkanPoster di bawah ini saya dapat dari akunnya Mbak Dina Sulaeman, pengamat Timur Tengah yang gak pernah lelah memberi pen cerahan pada publik. Isi posternya aj…
- Kolom M.u. Ginting: Zig Zag Trump (tapi Sungkan PadaBerbagai cara telah dilakukan dalam menyemai rasa takut dan pecah belah nation-nation dunia, dan akan dilanjutkan terus sampai tujuan utama tercapai yaitu NW…
- Kolom M.u. Ginting: Menyemai RasaBetul memang, RADIKALISME model HTI, FPI, 411, 212, ISIS, dan Bokuharam adalah pengganti (lanjutan) dari alat divide and conquer KOMUNISME yang sudah tidak l…
- Kolom Asaaro Lahagu: Hoax Ratna-prabowo (dan Operasi Gila ArabTidak ada kebohongan yang sempurna. Pun tidak ada operasi pembunuhan yang sempurna. Namun, dalam dunia intelijen, tetap saja ada tingkat operasi yang harus s…
- Kolom M.u. Ginting: Marx And LeninAnda ingin tahu apa itu komunisme? Di Indonesia banyak yang sudah melihat dan mengetahui komunisme, walaupun tentang hakekat sesungguhnya dari komunisme dan …
- Kolom Sanji Ono: Jelas BedaJokowi mendapat standing ovation dari puluhan kepala negara dan ratusan pimpinan lembaga keuangan dunia karena pidato hebatnya di acara pembukaan pertemuan t…
- Kolom Eko Kuntadhi: Hello Mister, Itu Presiden"Saya sudah 15 kali menghadiri pertemuan seperti ini. Baru kali ini opening speech mendapat standing ovation yang begitu lama," tulis ekonom Miranda Gultom, …
- Kolom Eko Kuntadhi: Indonesia Untung"Mas, sebetulnya anggaran buat acara pertemuan IMF-World Bank 2018 di Bali itu berapa, sih? Ada yang bilang Rp 855 milyar ada yang bilang sampai Rp 5,7 trili…
- Kolom Eko Kuntadhi: Berjuang Sampai Titik MaluSetelah kedok hoaxnya atas kasus Ratna Sarumpaet dibuka ke publik, para pendukung Mr. P mengalihkan tembakan ke pertemuan IMF-World Bank yang akan diselengga…
- Kolom M.u. Ginting: Pertarungan Segi 3Musuh Trump yang utama dan terus menerus berusaha keras menjatuhkannya ialah Deep state atau kelompok globalis neolib/NWO. Dalam menghadapi kenaikan harga mi…
- Kolom Sanji Ono: Pencekalan Imam Besar Di Saudi, JokowiJadi begini ceritanya. Visa Bisnis Imam Besar itu sudah habis masa berlakunya tanggal 9 Mei 2018 kemarin dan diperpanjang kembali dengan batas waktu tinggal …
- Kolom Eko Kuntadhi: Mewaspadai Ihh DiGempa serta Tsunami di Palu dan Donggala membawa duka mendalam bagi Bangsa Indonesia. Sampai hari ini, lebih seribu orang dikabarkan meninggal dan ribuan lai…