Kolom
Kolom opini dan esai tentang budaya, komunitas, dan kehidupan masyarakat Karo.
3.289 artikel · Halaman 15
- Kolom Eko Kuntadhi: Seandainya Jokowi AdalahSeandai Jokowi adalah SBY, ia mungkin akan menggelar konferensi pers bertaburan kata prihatin hari ini. Ketika sebuah UU yang berpeluang membuka lapangan pek…
- Kolom Andi Safiah: Hanya Satu Tuhan -- Kata MerekaKalimat penting dalam agama monotheistic adalah “tidak ada Tuhan selain Tuhan kita” malah menjadi penyebab utama lahirnya sikap intolerant karena ada semacam…
- Kolom Melati A. Sitepu: PendukungBeberapa orang sering komentar begini di postingan saya, "Melati memang benar-benar pendukung sejati Jokowi ya?" Saya tidak tau maksud di hati mereka dengan …
- Kolom Melati A. Sitepu: Masyarakat Reaktif Dan MinimMungkin karena masyarakat kita senang ngobrol dan malas baca, omongan orang sering kali ditelan bulat-bulat tanpa mencari tahu kebenarannya terlebih dahulu. …
- Kolom Andi Safiah:Evolusi malah tidak mengenal istilah “setara”. Yang itu lahir dari angan-angan manusia sendiri. Agak mirip dengan teori “penciptaan” dimana argumennya simple…
- Kolom Sri Nanti:Dulu saya pernah ada di Group BBM yang isinya tiap menit ngomongin jeleknya pemerintah. Intinya, pemerintah itu digambarkan sebagai penguasa "Dzalim" , "Anti…
- Kolom Juara R. Ginting: Data Dan Informasi -- KentutDitinjau dari sisi sosial budaya, ada 2 jenis ekonomi di dunia ini: market/ money economy dan subsistent economy. Disebut market economy karena produksinya d…
- Kolom Boen Syafi'i: Doa Ribuan Ulama Saja BisaDulu di Pilpres 2014, Prabowo didoakan ribuan kalangan Ulama, baik dari NU maupun dari luar NU. Sedangkan Jokowi? Dia cuma bermodalkan doa dari Emaknya plus …
- Kolom Edi Sembiring: Pejuang Tani Itu TelahSalah satu petani yang ikut berjalan kaki 1.812 kilometer dari Medan ke Jakarta adalah kakek Wagiran Atmadja (76 tahun). Beliau adalah petani Mencirim-Namo R…
- Kolom W. Wisnu Aji: Stadion Pancasila Dibangun? -- HarapanJawaban atas tulisan Anton Sudibyo "Kapan, kapan mbangune? Kapan mbangune stadione?" Begitulah yang terngiang dinyanyikan BODEMANIA (Bocah Demak Mania) di tr…
- Kolom Sri Nanti: Obrolan Wedang Jahe -- Ikutilah Protokol"Gini nih kalau punya Gubernur gobl*k, Menteri nggak bec*s, Presiden plonga-plongo, ngatasi wabah saja nggak bisa, kasus makin melonjak, yang mati makin bany…
- Kolom Boen Syafi'i: Dinas Pendidikan Apa DinasBuku karangan Felix Siauw pengasong khilafah jadi bacaan wajib anak sekolah? Mau jadi apa bangsa ini jika cerita dongeng tersebut dijejalkan ke dalam otak an…
- Kolom M.u. Ginting: Communism =Communism adalah sama saja dengan NWO, kata Henry Makow. Di dibelakang komunis PKI itu bersembunyi orang-orang NWO (New World Order), tetapi juga di belakang…
- Kolom Ira R. Sibero: Deklarasi SanaBulan ini banyak deklarasi sana sini. Dukung si A jadi pemimpin, dukung si B jadi pemimpin. Demikian juga di kampungku, Kabupaten Karo. Di sana lebih meriah …
- Kolom Eko Kuntadhi: Kursi KosongKemampuan tertinggi seorang jurnalis adalah jika ia bisa mewawancarai sebuah kursi. Ya, kursi. Kursi doang. Apalagi jika saat wawancara kursinya sampai gak s…
- Kolom Andi Safiah: SampaiEgoism is Altruism, ini kata Adam Smith. Artinya, menjadi kaya itu adalah cita-cita semua manusia sejak mereka mengenal yang namanya uang. Lalu, kalau semua …
- Kolom Sanji Ono: ApiPrestasi terbesar seorang jurnalis itu saat mereka mampu menghadirkan narasumbernya secara langsung. Mewawancarai sebuah kursi kosong itu hanya menunjukan ke…
- Kolom Soibah E. Sari: Vitamin D ItuDi laman Facebook ini ada sebuah forum bernama Hijrah Indonesia. Saya senang membaca postingan-postingannya. Karena isinya membuka pikiran dan pandangan kita…
- Kolom Boen Syafi'i: Pki Dan Luka Batin Si AlgojoBorok luka bangsa tentang perang saudara yang dulu menganga parah, kini diungkit-ungkit kembali. Ya, borok itu bernama G30S/ PKI. Entah versi siapa yang bena…
- Kolom Eko Kuntadhi: Pemberontakan Pki Di RtKetua RTku belakangan resah. Ini bulan September. Bulan pemberontakan. Ia gak mau di bulan-bulan penuh bahaya ini, wilayahnya terancam. Maka sore tadi ia men…