Pemilu
838 artikel · Halaman 19
- Kolom Asaaro Lahagu: Analisa Mengapa Prabowo Lebih Cepat CiumJika Prabowo sering salah data, efeknya hanya ada dua. Ia meraih simpati atau justru merugikan dirinya. Bagi yang paham jejak Prabowo, maka bisa menarik kesi…
- Kolom Eko Kuntadhi: Kalau Probowo Ikut Merayakan Natal (masalahSebetulnya gak masalah Prabowo mau Natalan bersama keluarga. Di Indonesia ini UU menjamin s etiap warga negara menjalankan agamanya masing-masing. Apalagi ka…
- Kolom Ganggas Yusmoro: Freeport Dan Muka PenyokTanpa diverifikasi dan di cek kebenarannya tatkala melihat laporan muka Ratna yang penyok di sana sini, ditambah bumpernya yang juga makin memble, dengan ter…
- Kolom Seriulina Karo Sekali: Mengikuti Berita Politik AdalahAda beberapa yang berkata ke saya: "Enggak usah sok ikut-ikutan berita politiklah. Siapapun presiden, kamu tetap harus kerja baru makan." Dalam benakku, hell…
- Kolom Asaaro Lahagu: Jokowi Resmikan 2 Kesuksesan (2 JenderalAda 2 sejarah baru yang diresmikan oleh Jokowi dalam 1-2 hari ini. Pertama, peresmian jalan toll trans Jawa. Ke dua, peresmian pengambilan mayoritas saham Fr…
- Kolom Asaaro Lahagu: Jokowi Tak Goyah, Bahar Dipenjara, FadliReuni 212 terbukti gagal total. Elektabilitas Prabowo bukannya naik tetapi malah turun. Prabowo memang pantas marah besar. Berita reuni 212 itu sepi dan suny…
- Kolom Asaaro Lahagu: Analisa Skenario Prabowo Indonesia Punah JikaUcapan Prabowo Indonesia bubar, dan terakhir Indonesia punah, tidak bisa dipandang enteng. Pernyataan itu harus dipandang serius. Terlalu naif jika pernyataa…
- Kolom Lyana Lukito: Baliho Sayang BalihoHari itu, tampak Pria yang memasuki masa senja terlihat begitu bermuram durja, menyaksikan atribut partai kesayangannya terkapar tak berdaya di pinggiran jal…
- Kolom Sanji Ono: Kotak Suara DariJadi gini ya, Preett. Kotak suara dari kardus itu sudah jadi kesepakatan 10 fraksi yang ada di DPR sebelum menjadi aturan KPU. Di situ termasuk Gerinda, PKS …
- Kolom Eko Kuntadhi: Yuk Jihad (nyumbang Duit UntukNeno Warisman menyerukan kepada jemaah yang mendengarkan ocehannya untuk berjihad. Caranya, masing- masing orang diminta menyumbang kampanye Prabowo-Sandi se…
- Kolom Eko Kuntadhi: Cari Capres Kok MikirinJadi Prabowo itu enak. Meskipun ia gak jelas keislamannya. Gak jelas apakah ia bisa dan biasa beribadah, tapi tetap saja ia dianggap sebagai pemimpin Islami.…
- Kolom Acha Wahyudi: Poligami (sirulohttps://www.youtube.com/watch?v=OL6g6AtQ2UQ Sudah pasti setuju dengan pendapat Muhammad Amin sebagai orang yang muak dengan ketidakadilan gender yang selama …
- Kolom Eko Kuntadhi: Pilpres Butuh Biaya (erwin Aksa PunyaBerapa duit dibutuhkan untuk kampanye Capres? Kalau melihat luas Indonesia dan sebaran penduduk, kayaknya kebutuhannya gak kecil. Prabowo pernah menghitung p…
- Kolom Ganggas Yusmoro: Rachel Maryam (anda Ini Cantik, CantikHeran deh sama kamu, Yam. Katanya mantan artis, lalu sekarang jadi anggota DPR, Dengan nalar yang cekak bin cingkrang mengatakan seakan-akan Infrastruktur sa…
- Kolom Lyana Lukito:Ditjen Pajak sudah menerima data keuangan dari 6 negara surga pajak ini sejak September 2018, sementara Swiss akan diberikan datanya September 2019. Itulah m…
- Kolom Muhammad Nurdin: Mengembalikan Tirani OrdePrabowo-Sandi, katanya, akan bawa Indonesia seperti Zaman Soeharto. Gak masalah sih mau dibawa ke mana pun negeri ini, tapi mari kita lihat lebih dekat seper…
- Kolom Asaaro Lahagu: Analisa Kenapa Singapura Ingin Lengserkan Jokowihttps://www.youtube.com/watch?v=FjNSUX1ciNo Kemenangan Jokowi pada Pilpres 2014 lalu, hingga kini, masih kejutan besar bagi Singapura. Sebelumnya para pejaba…
- Kolom Acha Wahyudi: WoApa menurut rombongan aksi kode Togel minggu lalu itu kategori orang Cina, yang masuk kategori wajib bully bahkan ancam bunuh, gantung dan fenggal, adalah or…
- Kolom Sanji Ono: Kampret"Bro, gua udah putusin, 2019 dukung Jokowi...!!!" Ono: "Lu nggak kejedot nisan kuburan, kan? Kenapa tiba-tiba lu dukung Jokowi. Selama ini kan lu die hard-ny…
- Kolom M.u. Ginting: Jokowi Is Simply Not Tolerated (tanggapan"Ia yang sebelumnya nasionalis tulen kini telah berubah dan menjadi penebeng kaum ekstrimis kanan," tulis Asaaro Lahagu di kolomnya barusan tentang kemarahan…