Skip to toolbar

Kolom Boen Syafi’i: NGARAP GESTUNG API BAS LAU (Mengharap Bara Api di Genangan Air) (Sirulo TV)

0 0
Read Time:1 Minute, 41 Second
Boen Safi'i
Boen Syafi’i

“Ya, beliaulah Cut Nya Dien masa kini,” kata Hanum Rais, anak dari politikus tua Amin Rais yang sampai saat ini belum menunaikan nadzarnya untuk berjalan kaki dari Jakarta sampai Jogja. Namun, ungkapan “Cut Nya Dien masa kini” itu hanya berlaku saat Si Sarumpaet belum mengakui dirinyalah pembuat hoax¬†terbaik¬†tentang oplas yang mengaku dianiaya.

Begitu si Ratna Sarumpaet mengakui perbuatanya, seluruh kru dari Koalisi Kamvret sontak menyebut dirinya Mak Lampir masa kini.

Sadis. Padahal, kalau menurut saya, Si Sarumpaet itu lebih cocok bila disebut Nyi Blorong masa kini. Ah, kenapa juga dulu si Ratna Sarumpaet mengakui perbuatanya? Padahal, jika tidak mengakui kan sangat menguntungkan gerombolan kamvret dan kawan-kawanya. Gerombolan Koalisi Kamvret sudah menyiapkan aksi demo terhadap Jokowi, yang berjilid-jilid lamanya.

Gerombolan Koalisi Kamvret sudah bersorak sorai dengan segala fitnahannya. Namun, syukurlah Si Sarumpaet keburu ditangkap saat akan kabur lewat Bandara. Meskipun Si Ratna tidak mengakui perbuatanya, tentu pihak berwajib mempunyai teknik khusus membuat si tersangka mengakuinya.

Watch this video on YouTube.

Kini, Si Ratna menjalani sidangnya, dengan wajah memelas seperti orang yang belum makan satu tahun lamanya. Tak lupa, dia mengacungkan dua jari agar Koalisi Kamvret tidak meninggalkanya. Seolah-olah Si Ratna berkata: “Lihatlah aku Fergusso, bukankah aku adalah korban dari nafsu syahwatmu? Dulu waktu masih belum ketahuan saja, kau janjikan aku sebuah cinta dan harapan. Namun, kini, janjimu ternyata semua palsu, kau lebih memilih untuk meninggalkanku.”

“Kejam kau Rhomaaaa, kejaaamm. Tiidaaakkk!!!!!”

Di seberang sana, si Fergusso terlihat sedang asyik berjoget, sambil memarahi para ulama yang ada di depanya. Lantas, Si Fergusso pun berkata: “You, mau gua lempar hengpon, hah?!”

Salam Jemblem..

Catatan redaksi: Lagu di bawah ini berisikan kekecewaan terhadap kekasih yang mengkhianati janji. Lyodra Ginting pernah memenangkan lomba menyanyi di Italy dan sekarang bernyanyi dari desa ke desa di Taneh Karo. Saran dari kami, perhatikan jeritan melengking di akhir lagu yang sangat dramatis, bisa menggambarkan suasana hati Ratna Sarumpaet saat ini.

Watch this video on YouTube.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleppy
Sleppy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: