Skip to toolbar

Kolom Eko Kuntadhi: LELAKI CELAMITAN

0 0
Read Time:1 Minute, 30 Second

Eko Kuntadhi 4Sebagai lelaki, saya sering tersinggung hidup di Indonesia. Saya nonton TV. Film kartun, Spongebob. Di sana ada Sandy, si tupai. Saya baru sadar kalau Sandy itu ternyata jenis tupai betina Buktinya dia pakai bikini. Tapi apa lacur. Gara-gara diasumsikan sebagai betina berbikini, maka.gambar Sandy kena blur. Khususnya di bagian payudara. Gunting sensor berlaku pada Sandy. Bayangkan. Apa rasanya menonton film kartun dengan gambar diblur segala.

Kemarin saya juga mendapatkan gambar lain. Ini kisah patung putri duyung di Ancol. Berwarna putih kapur.

Saya mendapatkan foto patung itu kini pakai kemben. Bagian payudaranya ditutupi kain. Untung saja putri duyung gak perlu pakai celana dalam karena pada bagian bawah dia adalah ikan. Bersisik dan bersirip. Gimana cara pakai cekana dalamnya.

Tapi di bagian perut ke atas putri duyung itu mirip manusia. Punya payudara. Seperti biasanya imajinasi seniman, payudara putri duyung dibuat begitu ranum. Mirip alpukat mentega. Mungkin dalam pikiran pembuatnya usia putri duyung sekitar 20 tahunan. Sekelas mahasiswi semester 5-lah.

Entah kenapa sempet-sempatnya orang mikir, patung batu itu harus ditutupi dadanya. Dipakaikan kemben. Bayangkan. Itu cuma patung. Dari batu.

ketawa

Kabarnya ide tersebut berasal dari Rene Suhardono, Komisaris Jaya Ancol. BUMD ini telah mempelopori gerakan hijrah buat patung-patung. Caranya: Patung-patung itu diceramahi setiap hari. Biar tumbuh kesadaran agar payudaranya ditutup. Jangan dibiarkan terbuka. Kalau bisa pakai jilbab syari sekalian. Sekalian dikasih papan pengumuman, lelaki yang bukan muhrim dilarang mendekat.

“Meski patung. Payudara mah, tetap pagudara. Itu aurat.”

Di situlah saya tersinggung. Tersinggung sebagai lelaki. Orang-orang ini, para penyensor ini, sebetulnya mengira kita ini sejenis.lelaki apaan sih. Kok celamitan banget?

Atau kita ini dianggap mahluk dari planet mana? Masa kita terangsang cuma karena melihat tupai dan batu. Kebangetan, kan?

“Jangan salah, mas. Mereka itu melihat Bajaj juga bisa ngaceng, lho.”

Watch this video on YouTube.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleppy
Sleppy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: