Skip to toolbar

Kolom Sri Nanti: MADEP MANTEP — Diary Spiritual

0 0
Read Time:2 Minute, 9 Second

Oiya… Tahun 80an itu di rumah saya belum ada jam dinding. Apalagi alarm. Sebelum tidur, Bapak mengajari saya untuk bicara pada diri sendiri dengan keyakinan penuh, “Aku mau tidur, besuk bangun jam 4 pagi!” Dan benar, besuknya persis jam 4 pagi ditandai dengan suara tarhim di pesantren sebelah rumah, saya terbangun.

Lalu, malam berikutnya Bapak saya bilang, “Coba bicaranya dirubah, Aku mau tidur, besuk bangun sepagi mungkin.”

Apa yANg terjadi? Jam 1 malam saya terbangun, tidur lagi, jam 1.30 terbangun lagi, tidur lagi, jam 3 terbangun lagi, tidur lagi, habis itu kebablasan saya bangun jam 6.30. Kesiangan.

Lalu Bapak bilang, ” Itulah. Kalau minta sesuatu itu harus jelas, harus detail, harus rinci, sehingga yang memberi tidak bingung. Diri kita sendiri saja bingung, jadi gelisah ketika pesan yang kita sampaikan ke dalam diri tidak detail. Sepagi mungkin itu jam berapa? Bisa jam 1, bisa 1.30, bisa jam 3 bisa juga jam 6. Makanya sebentar-sebentar terbangun. Tapi saat kita dengan jelas mengatakan jam 4, alam bawah sadar kita langsung merekam. Oke jam 4. Benar, jam 4 kita bangun.”

Bertahun-tahun saya pakai cara itu untuk bangun tidur, sebelum akhirnya saya bawa ke dalam doa. Setiap kali berdoa saya selalu detail sebut angka.

Misalnya, “Ya Tuhan, saya butuh uang Rp. 200 juta untuk membangun rumah Bulan Desember nanti. Aku percaya Engkau akan tunjukkan cara untuk mendapatkannya.”

Terkabul? Alhamdulillah iya. Dan itu sering. Ada margin eror pastilah. Nggak mungkin 100% tepat. Namun angka-angka yang dengan jelas saya sebut dalam doa sering menjadi kenyataan.

Pintunya bisa bermacam-macam. Bisa dari peluang bisnis yang dibawa teman, dari orang bayar hutang, dari mana saja tapi angkanya seringkali tepat.

Beda kalau saya berdoanya, “Ya Tuhan berilah aku rezeki yg banyak,” dikasih sih tapi seringkali tidak sesuai dengan yang diharapkan. Mungkin banyak versi saya, beda dengan banyak versi Tuhan. Entahlah, hanya Dia yang tahu.

Yang pasti bagi saya selain Maha Pengasih dan Maha Penyayang Tuhan juga Maha Detail dalam mengabulkan doa hambaNya yang bersungguh-sungguh dalam meminta.

#BukanDakwah

Terima kasih buat adik-adik yang telah mendaftar. Pendaftaran Lomba Nuri-nuri (Cerita dari Karo untuk Indonesia) Season 1/2020 masih tetap berjalan hingga tanggal 2 Juni 2020. Begitu pula pengiriman materi lomba dilakukan dari tanggal 2 Mei 2020 dan ditutup tanggal 2 Juni 2020. Buat adik-adik yang berminat mengikuti lomba ini, ayo bergabung.Terus berkarya walau #DiRumahAja Untuk informasi lebih lanjut lihat di : TRALIKATARA – Official LOMBA NURI-NURI Season I/2020.Mejuah-juah Indonesia.#Tralikatara #LombaNurinuri #Season1 #Angkatan20 #Mejuahjuah_Indonesia

Posted by Edi Sembiring Meliala on Wednesday, May 13, 2020
Terima kasih buat adik-adik yang telah mendaftar. Pendaftaran Lomba Nuri-nuri (Cerita dari Karo untuk Indonesia) Season 1/2020 masih tetap berjalan hingga tanggal 2 Juni 2020. Begitu pula pengiriman materi lomba dilakukan dari tanggal 2 Mei 2020 dan ditutup tanggal 2 Juni 2020. Buat adik-adik yang berminat mengikuti lomba ini, ayo bergabung. Terus berkarya walau #DiRumahAja Untuk informasi lebih lanjut lihat di : TRALIKATARA – Official LOMBA NURI-NURI Season I/2020. Mejuah-juah Indonesia.
Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleppy
Sleppy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: