Skip to toolbar

Monitoring Sungai di Era Antroposen

0 0
Read Time:2 Minute, 46 Second

Oleh: Elva Miza Tarigan*

Sungai merupakan perairan mengalir yang memiliki arus, memanjang dan mengalir satu arah secara terus menerus dari hulu menuju hilir. Pada umumnya sungai dimanfaatkan oleh manusia untuk menunjang segala aktivitas kehidupan seperti aktivitas pasar, kegiatan rumah tangga, kegiatan perikanan, kegiatan pertanian, dan industri. Sungai Sibiru-biru merupakan salah satu objek wisata alam yang ada Deli Serdang. 

Sebenarnya Pantai Sibiru-biru hanyalah sebuah sungai. Namun, warga sekitar menyebut sungai yang besar dan lebar itu sebagai Pantai.

Air yang mengalir di Sibiru-biru ini merupakan aliran dari Sembahe juga. Karena letak Sungai Sibiru-biru lebih rendah dari Sembahe. Sehingga airnya pun hampir sama dengan pemandian alam Sembahe, dingin dan mengalir dengan deras.

Sungai Deli beserta anak dan ranting sungainya mengalir dari Kabupaten Karo, Kabupaten Deli Serdang dan melintasi Kota Medan sebelum bermuara ke Selat Sumatra.

Bagian hulu sungai pada umumnya berada di Kabupaten Karo dan memasuki Sungai Deli di Kabupaten Deli Serdang, sedangkan bagian tengah dan hilir berada di Kota Medan.

Sumber Pencemar dan Distribusi          

Meningkatnya aktivitas manusia, perubahan guna lahan dan semakin beragamnya pola hidup masyarakat perkotaan yang menghasilkan limbah domestik menjadikan beban pencemar di Pantai Sibiru-biru semakin besar dari waktu ke waktu.

Penurunan kualitas air terjadi sebagai akibat pembuangan limbah yang tidak terkendali dari aktivitas pembangunan di sepanjang sungai sehingga tidak sesuai dengan daya dukung sungai tersebut.

Pemanfaatan sungai sebagai tempat pembuangan air limbah merupakan salah satu aktivitas masyarakat terhadap lingkungan yang dapat menyebabkan perubahan faktor lingkungan, sehingga akan berakibat buruk bagi kehidupan organisme air.

Berubahnya kualitas suatu perairan sangat mempengaruhi kehidupan biota yang hidup di dasar perairan tersebut. Salah satu biota tersebut adalah ikan. Kualitas air umumnya menunjukkan mutu atau kondisi air yang dikaitkan dengan suatu kegiatan atau keperluan tertentu.

Program monitoring

Membangun bendungan di hulu sungai atau tepatnya di Lau Simeme (Pancurbatu) sebagai strategi pengolahan lingkungan dengan membuat jadwal pengolahan sungai menutup sementara waktu kegiatan wisata.

Dengan membiarkan organisme air dapat hidup dan meregenerasi pertumbuhannya, dilakukan bersih-bersing sungai dan pengawasan  tingkat kebersihan oleh Badan Lingkungan Hidup.

Go-River Monitoring perairan melakukan pemantauan kualitas air yang dilakukan oleh Badan Lingkungan Hidup Kabupaten Deli Serdang di titik pantau Kecamatan Sibiru-biru secara periodik  menunjukan konsentrsi BOD,COD,DO Phosphat dan nitrit telah melebihi baku mutu air.

Diindikasikan air Sungai Sibiru-biru telah mengalami pencemaran terutama disebabkan air limbah domestik, industri dan pertanian.

Antroposen

Saat ini aktivitas manusia telah secara fundamental memberikan dampak terhadap lingkungan global dan mendestabilisasi bumi secara permanen.

Dampak aktivitas manusia terhadap malapetaka global misalnya melalui pengukuran hilangnya tutupan hutan tropis, bocornya lapisan ozon, hilangnya keanekaragaman hayati, kebakaran hutan dan lahan, menumpuknya limbah plastik, dan naiknya emisi gas rumah kaca.

Watch this video on YouTube.

Kerusakan lingkungan ini menunjukkan pengaruh kuat aktivitas manusia terhadap alam.

Manusia yang sering melakukan kegiatan merusak lingkungan disebut dengan antroposentris, tindakan yang tidak memelihara ekosistem dengan baik. Perlu adanya tindakan peduli alam dan melestarikannya, dengan hal-hal kecil berupa tidak membuang sampah sembarangan apalagi membuangnya ke aliran sungai.

Selain dapat meyebabkan banjir, juga akan terbawa sampai ke laut serta mencemari laut dan satwa di dalamnya. Plastik sebagai produk yang sulit untuk terurai pun tidak diperkenankan dibakar begitu saja karena dapat meyebabkan polusi udara.

Mari lakukan Konservasi untuk bumi yang lebih baik.

* Penulis adalah mahasiswa Universitas Kristen Duta Wacana Yogyakarta, Fakultas Bioteknologi

Watch this video on YouTube.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleppy
Sleppy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: