Skip to toolbar

Kolom Boen Syafi’i: YANG PENTING BEDA — Lalu, Lahirmu Lewat Mana?

0 0
Read Time:1 Minute, 28 Second

“Barang siapa menyerupai suatu kaum, maka orang tersebut sudah menjadi bagiannya,” inilah dalil yang biasa dipakai oleh gerombolan Kadal Mesir untuk menancapkan faham intolerannya ke seluruh lapisan masyarakat di Indonesia. Dalil ini bertujuan agar umat Muslim terlihat beda dengan umat yang lainnya. Padahal, apa yang harus dibedakan?

Lha wong cadar itu umat Yahudi juga pakai.

Kerudung? Para biarawati di gereja juga pakai. Peci? Para Rahib Yahudi juga pakai. Celana cingkrang, kata si Paidi, kakek Sugiono pun juga pernah kelihatan memakainya.

Terus apanya yang beda? Aneh bin ajaib. Mau beda tapi ternyata tidak ada inovasi yang bisa mereka banggakan. Sederhananya FB, kalau mereka konsisten dengan ucapannya, kenapa juga harus pakai aplikasi ini? Lebih lebih melakukan dakwah segala.

Ya, ciptakan sendiri dong aplikasi medsosnya. Itu baru FB. Belum seperti sutil, wajan, dandang, kukusan, cetakan apem, cetakan bikang dan lain sebagainya. Apa di Saudi dulu pernah memakai alat-alat yang demikian?

Terus si gerombolan Kadal Mesir ini berkata, jika kalian mirip dengan mereka, maka nerakalah balasannya. Sedangkan jika kau patuhi, maka otomatis kalian mendapat surga. Nah, kata surga ini yang membingungkan. Bukankah di Islam tidak mengenal kata surga? Bukankah surga itu konsepnya umat Hindu? Harusnya di Islam jika menyebut surga itu adalah jannah.

Nah kenapa malah si gerombolan Kadal Mesir ini bertasyabuh dengan penyebutan yang sama? Katanya harus beda. Lha, kok jebulnya pada eh sama. Terus, jika dijelaskan bahwa penyebutan kata surga itu adalah salah satu bagian dari Islam NUsantara, eh dengan keras mereka menolaknya.

Terus aku kudu piye Jal, Rijal?

Ahsudalah.

Sejatinya buat apa mempertajam perbedaan, jika persamaan yang menjurus kepada perdamaian itu sungguh indah adanya? Dunia ini memang diciptakanNya berbeda-beda.

Jika semua sama, niscaya yang ada hanyalah si Paidi dan Lucinta Luna saja. Horror..

Terus lahirmu lewat mana? Di download tah?

Salam Jemblem.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleppy
Sleppy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: