Budaya & Adat
Berita dan ulasan seputar budaya, seni, adat istiadat, dan tradisi masyarakat Karo.
4.656 artikel
- Warga Barus Sibayak Patungan Dana untuk Gereja Berwajah Rumah Adat KaroWarga Klasis Barus Sibayak di Berastagi menggelar pesta pengumpulan dana untuk gereja GBKP yang arsitekturnya diadaptasi dari rumah adat Karo, didukung Pemkab Karo sebagai upaya menyatukan iman dan warisan budaya.
- Berangkat Dua Hari Lebih Awal demi Ulos yang DirawatnyaToman Uli Panggabean berangkat dua hari sebelum malam penghargaan dari desa terpencilnya di Tapanuli Utara untuk menerima DAAI Inspiration Award 2026, penghargaan atas upayanya melestarikan ulos ragidup bersama perempuan di kampungnya.
- Mikrofon Panggung Itu Kini Dipegang Anak Muda KaroDi Balai Zeqita, Lau Cih Medan, Forsase menggelar festival perkolong-kolong sekaligus melantik pengurus baru, sebagai upaya menjaga kesenian khas Karo tetap punya penerus.
- Rumah yang Dibawa Berjalan Sampai ke MalioboroWarga perantau Sumatera Utara, termasuk kontingen Karo, menggelar pawai budaya "Menjaga Warisan, Merayakan Keberagaman" di Malioboro, membawa kampung halaman lebih dekat ke tanah rantau.
- Kain yang Selama Ini Diam di Lemari, Kini Jalan di Catwalk MedanSelama empat hari di DeliPark Mall, 163 desainer UMKM Sumatera Utara membawa ulos, songket, dan tenun dari lemari penyimpanan ke atas catwalk Medan Fashion Trend 2026.
- Di Kampung Ulos Berastagi, Tenun Uis Karo Masih Hidup di Tangan PerajinDi Kampung Ulos, Berastagi, perajin masih menenun uis Karo dengan cara lama sambil menyambut wisatawan yang datang melihat langsung prosesnya.
- Rekor Dunia Kulcapi Karo, Seratus Pemain di Panggung HUT MedanSeratus pemain kulcapi, didominasi remaja dan anak-anak, tampil serentak di Lapangan Merdeka dan mengantarkan Kota Medan meraih rekor dunia MURI saat perayaan HUT ke-436.
- Tenun Sumba Timur Tampil di Pameran Anggrek Internasional SingapuraKarya penenun Desa Sejahtera Astra Sumba Timur, sebagian besar perempuan, dipamerkan lewat instalasi Rumah Sumba di Indonesia-Singapore Orchid Extravaganza, Gardens by the Bay.
- Musisi Sedunia Belajar Lagu Batak demi Panggung TuktukMaite Hontelé, trompetis asal Belanda, membawa band lintas tujuh negara ke Samosir Music International 2026 untuk membawakan lagu Batak, satu panggung dengan penyanyi Karo Lyodra Ginting.
- Minyak Gosok Karo Ike Purba Singgah ke JakartaIke Purba, pemilik usaha Minyak Kempu Karo yang baru berjalan enam bulan, terpilih jadi satu dari 35 finalis SisBerdaya & DisBerdaya 2026 dan membawa produknya berjualan langsung di depan konsumen Jakarta.
- Rakut Sitelu di Kota Besar: Tarigan Gersang Jabodetabek Gelar Gendang Mburo Ate TedehPada 19 April 2026, Persadaan Tarigan Gersang Ras Anak Beru Bagepe Anak Beru Menteri Se-Jabodetabek menggelar Gendang Mburo Ate Tedeh di Bekasi, membuktikan bahwa arsitektur sosial Karo tidak ikut tertinggal ketika anggotanya bermigrasi ke kota.
- Kolom: Festival Bunga dan Buah, Rasa Syukur yang Kini Dikemas untuk DuniaFestival Bunga dan Buah Karo lahir bukan dari meja perencanaan pariwisata, melainkan dari syukuran panen. Ketika ia masuk agenda nasional, ada pertanyaan yang perlu kita tanyakan: untuk siapa festival ini dirayakan?
- Tiga Masakan, Satu Warisan: Pelajar Karo Pergi ke Dapur dan Pulang Membawa LebihPada 8 Maret 2026, siswa-siswi SMP dan SMA dari Berastagi dan Kabanjahe bersaing memasak Tasak Telu di Lapangan Samura sebagai bagian dari HUT Kabupaten Karo ke-80, membuktikan bahwa hidangan upacara adat Karo kini juga diwariskan melalui kompetisi, bukan hanya dari dapur ke dapur.
- Sabtu Malam di Sibunga-Bunga: Karang Taruna STM Hulu Hidupkan Guro-Guro AronDi Desa Sibunga-Bunga Hilir, Deli Serdang, pemuda-pemudi Karang Taruna Simaka Group memilih untuk bukan sekadar menonton, mereka menggelar sendiri Gendang Guro-Guro Aron 'Rebu-Rebu' pada 13 Juni 2026, membuktikan bahwa tradisi Karo kini dijaga oleh generasi yang lahir di era layar sentuh.
- Kerja Tahun di Kota Pabrik: Komunitas Karo Karawang Merawat Pesta PanenPada 9 Mei 2026, Ikatan Muda-mudi Karo Karawang menggelar Kerja Tahun di Gedung Serbaguna Bintang Maruli, Karawang Timur, membawa tradisi pesta panen leluhur ke jantung kawasan industri Jawa Barat, dengan tema yang mengingatkan bahwa budaya hanya hidup jika diwariskan.
- Gendang di Pulau Seribu Kuil: Karo Rayakan Guro-Guro Aron di PenangPada 10 Mei 2026, komunitas Karo di Malaysia menggelar Gendang Guro-Guro Aron di Penang, merayakan tradisi yang lahir dari ladang padi Tanah Karo di sebuah pulau yang sudah ratusan tahun jadi simpul perantauan Asia Tenggara.
- Tujuh Ratus Orang, Satu Marga: Ginting Merawat Identitas Karo di LampungDi Gedung GSG Cio Cio Bandar Lampung, 700 anggota Persadaan Ginting Mergana se-Lampung berkumpul selama dua hari, bukan sekadar reuni keluarga, melainkan mekanisme transmisi budaya Karo yang bekerja diam-diam di luar Tanah Karo.
- Merdang Merdem di Halaman Istana: Panen Karo di Jantung Kota MedanDijadwalkan 1 Juli 2026 di Istana Maimun bertepatan dengan HUT ke-436 Kota Medan, Merdang Merdem kembali mengundang komunitas Karo dan Melayu berdiri bersama, pesta panen yang telah menjadi simbol persahabatan antaretnis di kota terbesar Sumatera Utara.
- Festival Bunga dan Buah Karo 2026: Saat Panen Berubah Menjadi Aset NasionalDijadwalkan 2–4 Juli di Berastagi, Festival Bunga dan Buah Tanah Karo kembali masuk daftar 125 Karisma Event Nusantara 2026, mengubah perayaan syukur atas panen yang telah berjalan sejak 1980-an menjadi panggung budaya bertaraf nasional.
- Gendang Karo di Tanah Borneo: Guro-Guro Aron sebagai Jangkar Identitas DiasporaDi sebuah ballroom hotel di Ketapang, Kalimantan Barat, komunitas Karo merayakan Gendang Guro-Guro Aron bertema 'Mburo Ate Tedeh Nandangi Kuta Kemulihen', yang berarti rindu yang dalam untuk pulang ke kampung halaman, kini menjelma jadi pernyataan identitas.